Fakta Unik Kehidupan Siswa di Jepang
Image : sumber image

Di postingan kali ini, kita akan melihat sisi kehidupan para siswa di sekolah di Jepang. Perlu kamu ketahui, Jepang memang negara yang cukup unik dan selalu memberikan banyak kejutan. Kebiasaan sehari-hari pun cukup berbeda, maka dari itu ada begitu banyak budaya dan kebiasaan unik di Jepang yang menarik untuk dikunjungi.

Jepang merupakan negara dengan tingkat kejahatan terendah di dunia, serta ekonomi terbesar ketiga di dunia. Selain teknologinya yang maju, Jepang sangat terkenal dengan hiburan subkultur, penemuan inovatif dan futuristik, perpaduan antara budaya barat dan timur, masakan yang berkelas hingga tradisi kuno yang tetap dijaga selama berabad-abad.

Orang Jepang sangat menjunjung tinggi nilai pendidikan dan menganggap bahwa sekolah sebagai batu loncatan yang sangat penting untuk mengawali sebuah kehidupan. Pada akhir tahun 1800-an, dibentuk sistem pendidikan publik, sehingga mampu meningkatkan literasi di Jepang. Bahkan saat ini, sebanyak 99 persen orang di Jepang bisa membaca dan menulis.

Terdapat beberapa perbedaan dari sistem pendidikan di Jepang, yang mana Jepang telah secara mandiri membentuk para pemudanya menjadi bentuk masyarakat yang harmonis hingga seperti sekarang ini. Kamu penasaran, bagaimana kehidupan para siswa di Jepang? Simak yuk fakta unik kehidupan pelajar di Jepang berikut ini.

1. Para siswa menyajikan makanan dengan menu makan siang yang sama

Di Jepang, setiap siswa dilatih untuk mengonsumsi jenis makanan yang sama dan menyelesaikan makan siang mereka dalam waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Siswa juga diperkenankan untuk membawa kotak makan siang buatan sendiri, tapi hanya untuk acara-acara tertentu saja, yang penting isinya sesuai dengan peraturan sekolah.

Kotak makan siang atau bento tidak boleh mengandung makanan atau manisan yang tidak menyehatkan. Isi dari makan siang buatan sendiri pada umumnya terdiri dari nasi, sayuran, beberapa jenis ikan, rumput laut atau ayam.

Kebiasaan baik lainnya adalah siswa memiliki tanggung jawab untuk mengambil makanan mereka dari tempat makan siang sekolah dan menyajikannya ke teman sekelasnya. Setelah selesai makan siang, para siswa bertanggung jawab untuk membersihkan dan mengembalikan wadah makannya.

2. Para guru dan siswa makan siang bersama

Meja dan kursi diatur sedemikian rupa, agar para guru dan siswa bisa makan siang bersama. Biasanya sekolah melarang untuk makan di kelas, tapi di Jepang malah digunakan untuk menikmati kebersamaan saat makan siang. Wah peraturan sekolahnya sangat fleksibel yah, sehingga membuat para murid betah bersekolah di sana.

3. Tanpa petugas kebersihan

Pada umumnya setiap sekolah terdapat seorang petugas kebersihan yang bertanggung jawab atas kebersihan seluruh ruangan dan sekolahan. Namun berbeda di Jepang, di sekolah sana tidak bergantung dengan petugas kebersihan. Justru para siswalah yang membersihkan lingkungan sekolah. Bahkan para staff, guru hingga pimpinan sekolah pun ikut bergabung dengan para siswa.

Ada waktu tertentu untuk memulai kegiatan bersih-bersih, atau disebut juga "souji". Sebelum kegiatan dimulai, mereka akan duduk tenang selama beberapa menit untuk bermeditasi dan mempersiapkan pikiran dan tubuh mereka, disebut juga "mokuso".

4. Tertidur di kelas

Tingginya aktivitas para siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah, membuat mereka memiliki sedikit waktu untuk beristirahat dan tidur. Apalagi siswa juga menghadiri "juku" atau sekolah tambahan, di mana mereka akan belajar mata pelajaran tertentu dengan lebih keras lagi. Mereka juga diberi banyak pekerjaan rumah. 

Akibatnya, tidak sedikit siswa yang kelelahan dan tidak kuat lagi menahan kantuk, akhirnya tertidur saat jam pelajaran sedang berlangsung. Kamu tidak perlu heran jika para guru cenderung membiarkan mereka yang tertidur, karena mungkin saja mereka memaklumi perjuangan keras para siswa tersebut.

5. Memakai sepatu khusus

Mungkin kamu pernah melihat kartun Jepang, di mana para siswa memakai sepatu yang sama saat sedang belajar di sekolah. Hal ini memang diwajibkan untuk setiap siswa agar memakai sepatu khusus di dalam sekolah. Tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan sekaligus mencegah agar tidak ada kotoran yang ikut terbawa masuk ke dalam kelas. Selain sepatu, siswa juga berpakaian yang sama.

Bagi sekolah menengah pertama, para siswa juga dituntut mengenakan tas sekolah yang sama persis yang telah disediakan oleh sekolah dan ada logo sekolahnya. Tasnya ini dilengkapi dengan garis pengaman reflektif untuk menghindari kasus kecelakaan di malam hari, karena mayoritas siswa di sana pulang terlambat dan berjalan kaki atau bersepeda.

Hal ini mencerminkan, jika kamu ingin bersekolah di Jepang, maka kamu harus punya tekad dan semangat yang kuat. Makanya tidak heran jika para siswa terbentuk karakter yang disiplin sejak kecil.

Semoga artikel tentang fakta unik kehidupan pelajar di Jepang ini bisa menambah wawasan kamu seputar info dari Jepang. Jika ada dari kamu yang tertarik untuk mencari beasiswa ke Jepang atau ke negara lainnya, maka silakan langsung saja untuk mengunjungi www.ayokejepang.com.

Sumber referensi : https://jpninfo.com/id/2366

Fakta Unik Kehidupan Pelajar di Sekolah Jepang

Fakta Unik Kehidupan Siswa di Jepang
Image : sumber image

Di postingan kali ini, kita akan melihat sisi kehidupan para siswa di sekolah di Jepang. Perlu kamu ketahui, Jepang memang negara yang cukup unik dan selalu memberikan banyak kejutan. Kebiasaan sehari-hari pun cukup berbeda, maka dari itu ada begitu banyak budaya dan kebiasaan unik di Jepang yang menarik untuk dikunjungi.

Jepang merupakan negara dengan tingkat kejahatan terendah di dunia, serta ekonomi terbesar ketiga di dunia. Selain teknologinya yang maju, Jepang sangat terkenal dengan hiburan subkultur, penemuan inovatif dan futuristik, perpaduan antara budaya barat dan timur, masakan yang berkelas hingga tradisi kuno yang tetap dijaga selama berabad-abad.

Orang Jepang sangat menjunjung tinggi nilai pendidikan dan menganggap bahwa sekolah sebagai batu loncatan yang sangat penting untuk mengawali sebuah kehidupan. Pada akhir tahun 1800-an, dibentuk sistem pendidikan publik, sehingga mampu meningkatkan literasi di Jepang. Bahkan saat ini, sebanyak 99 persen orang di Jepang bisa membaca dan menulis.

Terdapat beberapa perbedaan dari sistem pendidikan di Jepang, yang mana Jepang telah secara mandiri membentuk para pemudanya menjadi bentuk masyarakat yang harmonis hingga seperti sekarang ini. Kamu penasaran, bagaimana kehidupan para siswa di Jepang? Simak yuk fakta unik kehidupan pelajar di Jepang berikut ini.

1. Para siswa menyajikan makanan dengan menu makan siang yang sama

Di Jepang, setiap siswa dilatih untuk mengonsumsi jenis makanan yang sama dan menyelesaikan makan siang mereka dalam waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Siswa juga diperkenankan untuk membawa kotak makan siang buatan sendiri, tapi hanya untuk acara-acara tertentu saja, yang penting isinya sesuai dengan peraturan sekolah.

Kotak makan siang atau bento tidak boleh mengandung makanan atau manisan yang tidak menyehatkan. Isi dari makan siang buatan sendiri pada umumnya terdiri dari nasi, sayuran, beberapa jenis ikan, rumput laut atau ayam.

Kebiasaan baik lainnya adalah siswa memiliki tanggung jawab untuk mengambil makanan mereka dari tempat makan siang sekolah dan menyajikannya ke teman sekelasnya. Setelah selesai makan siang, para siswa bertanggung jawab untuk membersihkan dan mengembalikan wadah makannya.

2. Para guru dan siswa makan siang bersama

Meja dan kursi diatur sedemikian rupa, agar para guru dan siswa bisa makan siang bersama. Biasanya sekolah melarang untuk makan di kelas, tapi di Jepang malah digunakan untuk menikmati kebersamaan saat makan siang. Wah peraturan sekolahnya sangat fleksibel yah, sehingga membuat para murid betah bersekolah di sana.

3. Tanpa petugas kebersihan

Pada umumnya setiap sekolah terdapat seorang petugas kebersihan yang bertanggung jawab atas kebersihan seluruh ruangan dan sekolahan. Namun berbeda di Jepang, di sekolah sana tidak bergantung dengan petugas kebersihan. Justru para siswalah yang membersihkan lingkungan sekolah. Bahkan para staff, guru hingga pimpinan sekolah pun ikut bergabung dengan para siswa.

Ada waktu tertentu untuk memulai kegiatan bersih-bersih, atau disebut juga "souji". Sebelum kegiatan dimulai, mereka akan duduk tenang selama beberapa menit untuk bermeditasi dan mempersiapkan pikiran dan tubuh mereka, disebut juga "mokuso".

4. Tertidur di kelas

Tingginya aktivitas para siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah, membuat mereka memiliki sedikit waktu untuk beristirahat dan tidur. Apalagi siswa juga menghadiri "juku" atau sekolah tambahan, di mana mereka akan belajar mata pelajaran tertentu dengan lebih keras lagi. Mereka juga diberi banyak pekerjaan rumah. 

Akibatnya, tidak sedikit siswa yang kelelahan dan tidak kuat lagi menahan kantuk, akhirnya tertidur saat jam pelajaran sedang berlangsung. Kamu tidak perlu heran jika para guru cenderung membiarkan mereka yang tertidur, karena mungkin saja mereka memaklumi perjuangan keras para siswa tersebut.

5. Memakai sepatu khusus

Mungkin kamu pernah melihat kartun Jepang, di mana para siswa memakai sepatu yang sama saat sedang belajar di sekolah. Hal ini memang diwajibkan untuk setiap siswa agar memakai sepatu khusus di dalam sekolah. Tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan sekaligus mencegah agar tidak ada kotoran yang ikut terbawa masuk ke dalam kelas. Selain sepatu, siswa juga berpakaian yang sama.

Bagi sekolah menengah pertama, para siswa juga dituntut mengenakan tas sekolah yang sama persis yang telah disediakan oleh sekolah dan ada logo sekolahnya. Tasnya ini dilengkapi dengan garis pengaman reflektif untuk menghindari kasus kecelakaan di malam hari, karena mayoritas siswa di sana pulang terlambat dan berjalan kaki atau bersepeda.

Hal ini mencerminkan, jika kamu ingin bersekolah di Jepang, maka kamu harus punya tekad dan semangat yang kuat. Makanya tidak heran jika para siswa terbentuk karakter yang disiplin sejak kecil.

Semoga artikel tentang fakta unik kehidupan pelajar di Jepang ini bisa menambah wawasan kamu seputar info dari Jepang. Jika ada dari kamu yang tertarik untuk mencari beasiswa ke Jepang atau ke negara lainnya, maka silakan langsung saja untuk mengunjungi www.ayokejepang.com.

Sumber referensi : https://jpninfo.com/id/2366

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar